Piknik menuju Cipta Gelar

Tepatnya sabtu, 1 Maret 2014,  kami bertiga  ( Jejak Halimun, Oray Halimun dan Jibenk ) melakukan perjalanan santai yang sebenarnya kamipun tidak tahu mau kemana. yang penting ngegas dulu..tujuan gimana nanti..hehehe ) pukul 6 pagi,  seiring dengan untaian embun pagi dan sejuknya semilir angin kamipun mulai memutar roda sikuda besi menuju selatan jawa barat. hingga memasuki wilayah cikidang menuju pratu kamipun rehat sejenak, sembari melirik arloji , jampun hanya bergerak 1 jam. kamipun memilih untuk rehat sejenak untuk ngopi dan ngudut sambil berpikir mau kemana perjalanan kita hari ini. sembari bersenda gurau…akhirnya jibenkpun nyeletuk…”om..piknik ke Abah anom ciptagelar aja yuk”….ga pake mikir panjang kamipun langsung ngegas heading ke pratu menuju cikotok.

” om Sarapan dulu yuk “….celoteh oray halimun yang memang ngga kerasa perut udah minta diisi…kamipun melipir disalah satu warung sederhana yang berada dipinggir jalan. Jibenkpun pamit sesaat setelah memesan sarapan untuk melakukan ganti oli motornya.

Cukup lama kami rehat disini, mengingat kami ngga ada batasan waktu musti sampai kapan..jadi ya santai ajaa 🙂

Tak terasa waktupun sudah menunjukan pukul 10 Pagi….kamipun melanjutkan kembali setelah membeli beberapa perbekalan ransum seadanya.

Untaian perbukitan pun mulai memanjakan mata..terlebih kesejukan udara sepoi sepoi seakan membuai wajah menjadi terasa ngantuk

DSCN1013 DSCN1009 DSCN1015 DSCN1019 DSCN1021 DSCN1028

aspal mulus pun selalu menyapa…hingga kami memasuki tikungan menuju arah desa cicemet yang merupakan kawasan dari kasepuhan ciptagelar….suguhan alamnyapun cukup menjanjikan…kami bertigapun cukup kegirangan..dan ternyata jalannya sudah lebih baik dari 6 Tahun lalu disaat kami melintas jalur yang sama.

DSCN1030 DSCN1036 DSCN1034

kamipun menikmatinya pemandangan ini setiap jengkalnya…Indahnya Indonesiaku, terlbih lagi kami mulai melintasi deretan lumbung padi khas Kasepuhan yang tertata rapi dan menarik.

DSCN1040 DSCN1038

selepas menikmati lumbung padi atau yang lebih dikenal leuit oleh penduduk setempat…kamipun melanjutkan kembali menuju untaian permadani persawahan yang sangat elok nan menawan….

DSCN1042 DSCN1047 DSCN1046 DSCN1052 DSCN1053 DSCN1055

diperjalanan inipun kami tidak banyak berinteraksi satu dengan lainnya….kami benar – benar menikmati kemolekan alam saat itu.

DSCN1058 DSCN1063 DSCN1067 DSCN1068

 

to be continue

Advertisements

Explorasi 9 Pantai untuk mengenal Lebih Intim Pesona Pesisir Selatan Jawa Timur ( Ride For Indonesia )

Explorasi 9 Pantai untuk mengenal Lebih Intim Pesona Pesisir Selatan Jawa Timur

Perjalanan selama 3 Hari 2 Malam untuk mengenal lebih intim Alam Indonesia dengan mengunjungi 9 Pantai eksotik Pesisir selatan Jawa Timur memang sangat mengesankan, cumbuan dengan berbagai   warna hamparan pasir menjadikan surga nyata bagi yang ingin mengunjunginya,. Explorasi alam Indonesia di Bumi Majapahit ini kami mulai dari kabupaten Tulungagung  yang terletak di selatan karesidenan Kediri tempat kami tinggal. Kabupaten Tulungagung  tentunya menghadap langsung dengan pantai selatan memiliki potensi alam Bahari yang sangat mempesona
Dari sekian banyak pantai yg tersebar luas  “Menembus Batas Indonesia Sobat MAJAPAHIT” melakukan petualangan menuju 9 dari 15 pantai yang ada di kabupaten ini, dikarenakan masalah keterbatasan waktu dan jarak pantai satu dengan yang lain cukup dekat menjadikan rekomendasi kami untuk mengekplorasi 9 pantai eksotik Tulungagung untuk dikunjungi,
Perjalanan kami  terbagi menjadi 4 spot, Yaitu :

spot 1 : pantai pasir putih dan pantai karanggongso ( 2 )

Spot 2 : pantai popoh, pantai brumbun ( 2 )

Spot 3 : pantai sanggar, pantai ngalur dan Tanjung Badak ( 2 )

Spot 4 : pantai sine,pantai pacar, pantai gerangan ( 3 )

kamipun berangkat dengan jumlah personil 3 orang yaitu “Adit , Dinar dan Dodik (prospek MBI Majapahit )  pada hari selasa tgl 10 september 2013 pagi jam 7 dengan berbagai perlengkapan camping dan ransum dalam perjalanan ini, memang kami mempersiapkan diri dan segala sesuatunya untuk bermalam dalam perjalanan ini untuk lebih mendekatkan diri dengan alam.

Perjalanan ini kami awali dengan  menempuh perjalanan kurang lebih 100 km selama 3 jam dari kota Kediri menuju spot 1 yaitu pantai pasir putih dan pantai karanggongso, rute yang kita lalui kediri-tulungagung-durenan-watulimo-prigi dan sampai di pantai pasir putih. Yang pantai nya berdampingan dengan pantai karanggongso hanya terpisah oleh tebing karang. Sesampainya disana kita disuguhkan pantai dengan hamparan pasir putih.Kami istirahat sejenak dipantai dan lanjut ke pantai karanggongso.. kedua pantai ini sudah sangat terkenal dikarenakan sudah di kelola oleh pemda setempat, masuk pantai sudah ada tiket nya 7rb per orang srta motor nya untuk 2pantai.. jalan nya pun sudah bagus tanpa ada aspal berlubang..

Image

Pantai Pasir Putih

Image

Pantai Karanggongso

Image

Pantai Karanggongso

Setelah itu tepat jam 12 siang kita lanjut menuju spot ke 2 yaitu pantai popoh yang jaraknya skitar 30km, Perjalanan ini  melawati rute  kec.watulimo-campur darat-popoh, dan kamipun tiba di pantai Popoh yang terkenal dengan Desa Nelayan ini pukul 2 sore, Pemandangan indahpun disuguh kan seiring dengan terlihatnya hamparan perahu perahu nelayan yang singgah dari mencari ikan karena memang pantai ini sudah menjadi komoditi penghasil ikan terbesar di daerah tulungagung dan sudah dibuka sebagai tempat wisata oleh pemda setempat untuk masuk dikenakan tiket yang sama yaitu 7rb/orng +motor..

Image

Image

Pesona cantiknya perahu nelayan di pantai popoh

Image

Pantai Popoh

Sejenak melepas lelah dipantai popoh untuk makan siang  sambil menikmati pemandangan, kamipun melanjutkan perjalanan kembali  menuju pantai brumbun, Perjalanan ini melewati jalan desa dan hutan lindung yg sebagian besar rusak jalan nya kita sampai di pantai brumbun jam 3 dgn jarak 7km dari pantai popoh.. pantai ini sungguh masih alami dan belum dikelola oleh pemda. Dngan hamparan pasir putih yang sangat bersih.. sungguh panorama yg indah. Kita menutuskan untuk bermalam di pantai brumbun dan melanjutkan esok hari menuju spot 3.

Image

Image

Image

Image

Moment yang tak terlupakan

DAY 2

pagi jam 7 Pagi, SInar mentari mulai menyising dan belaian sinarnyapun mulai menjilati tenda . Sarapan ala kadarnyapun kami gelar untuk mempersiapkan fisik kami untuk perjalanan selanjutnya, percakapan diantara ketiga sahabatpun dimulai mengawali pagi yang indah

Adit : ” Nar, lanjutane nang endi ki ” Celoteh adit sambil memasukan roti isi keju kemulutnya

Dinnar : ” Lanjut nang Sanggar karo ngalur dit ” sambil diikuti anggukan si Dodik yang baru pertama kali mengikuti perjalanan eksplorasi

Semenjak diawal perjalanan Dodikpun sangat terpesona dengan suguhan pesona Alam yang disediakan bumi Majapahit

Setelah Sarapan dan merapihkan segala perlengkapan, kamipun melanjutkan perjalanan menuju spot ke 3 yaitu pantai sanggar dan pantai ngalur melewati tanggung gunung-jengklungharjo-ngelo,sejauh 20km dari pantai brumbun, untuk medan kali ini sangat terasa melelahkan karena melewati bukit menyusuri hutan belantara sejauh 2km dr perkampungan terakhir (dsn.ngelo) Dengan lebar jalan hanya 50cm melipir jurang dan tebing, kamipun harus melewatinya full konsentrasi dan butuh skill yg mumpuni.

Image

Image

Setelah melintasi hutan dan menuruni bukit kamipun akhirnya  sampai di pantai sanggar hamparan pasir dan jernih nya air laut menyambut kami, ” Wueeedaaannn Wuaappiikkne reekk” Celoteh Dodik spontan” diiringi dengan senyuman kedua sahabat lainnya dan yang paling istimewa air laut disini suhu nya sangat dingin meski disiang bolong. “Suegeerrr”

Image

Image

Image

Sangat sepi dan alami Tak ada yang berkunjung selain kami ber 3, hanya sesekali bertemu dengan penduduk sekitar yg mencari ikan dan kayu..

Image

Image

Semangat tanpa akhir

Image

Kamipun bermalam lagi di pantai ini berat rasanya untuk ingin kembali pulang dikarenakan buaian sang alam .disinipun kami dirikan tenda kembali. Seiring waktu yang beranjak sore kamipun mengeksplore alam ini lebih jauh dengan berjalan kaki menuju pantai ngalur (karena hanya dapat diakses dengan berjalan kaki saat air laut surut) pemandangan juga luar biasa indahnya dihiasi dengan hamparan pasir putih yg luas sepanjang mata memandang,

P1060896 P1060986 P1070012 P1070014

setelah itu kamipun menuju Tanjung badak yang terlihat sangat gagah menghadap cakrawala dan Samudra ( Tanjung Badak adalah batu karang  yang mirip dengan kepala dan cula badak dan dapat di akses denganmendaki tebing setinggi 7m untuk mencapai puncak culanya).

Image

Image

Image

Image

Image

mendaki tanjung badak…tetap semangat untuk Indonesia

DAY 3

Malam kedua pun telah terlewati dengan selalu tersenyum dan rasa bangga menjadi putra Indonesia, Indonesia negeri yang kaya akan pesona alamnya. celoteh  demi celoteh tentang Indahnya Indonesiapun  tertuang disini, terlebih lagi kepuasan akan rasa persahabatan yang terjalin dalam  perjalanan ini sangat melekat di hati para penjelajah yang singgah disini.

Mentaripun mulai menampakan diri dan terbangun dari peraduannya, sekitar jam 6 pagi hari ketiga, Aditpun mulai membangunkan sahabat lainnya….” Lur wes Isuk ki, bangun – bangun, gawe sarapan disik” celoteh Adit menyerukan suasana berpadu dengan suara debur ombak laut selatan

dengan sigap Dodik dan Dinarpun mulai mengambil peralatan masak dan 3 gelas kopi panas dipadu dengan untaian mie siap sajipun terhidang dengan baik saat itu. setelah melahap dan menyeruput sarapan pagi berteman dengan sebungkus rokok khas Kediripun kami mulai merapihkan perlengkapan kami dan memackingnya di kuda besi kesayangan kami.

Dodik : ” Dit, pantai endi maneh ki…?” dodikpun penasaran dengan rute lanjutan perjalanan ini

Adit : ” santai wae dik…mengko yo awakmu wueruuh” sambil senyam senyum melihat Dodik yang masih penasaran

Setelah beres, kamipun melanjutkan perjalanan menuju  spot 4  yaitu pantai sine pacar dan gerangan. perjalanan dengan jarak tempuh  5km dari tempat bermalam kami, kamipun sampai di pantai sine naik bukit menyusuri  bakau menyeberangi sungai. Pantai ini tak kalah menarik dari pantai lainnya selain hamparan pasir putih yang landai jg terdapat air tawar yang dihasilkan oleh stalaktit dari tebing karang dipinggir pantai,kami menaman air curah ini dengan Air curah Majapahit

DSC_0064

Camera 360

DSC_0083

P1070100

Camera 360

P1070103

Setelah menikmati pemandangan Pantai Sine, perjalananpun kami lanjutkan menuju pantai pacar dan gerangan dengan menyusuri perkampungan warga dan  hutan khas pesisir selatanwalaupun sesekali  melipir sungai. dan  jam 2 sore kamipun tiba di pantai gerangan yang berjarak 10km dr pantai sine.

Camera 360 IMG10762 IMG10765 IMG10769 IMG10802 P1060988

Kedua pantai ini berpasir putih dan hanya terpisah bukit keduanya.. santai santai dulu dipantai pacar smpai menunggu jam 5 sore terus pulang ke kediri..
semoga cerita perjalanan kami dari Sobat Majapahit dapat  menginspirasi akan indahnya Sekelumit surga yang turun ke Bumi Indonesia yang sangat mempesona dengan besar harapan, kami dapat melanjutkan ekspedisi untuk 6 pantai dari  15 pantai yang memiliki daya tarik luar biasa akan keindahannya
Perjalanan ini kami dedikasikan untuk bumi pertiwi INDONESIA ..

salam Tanpa Batas

Sobat Menembus Batas Indonesia Bumi Majapahit

Perjalanan Mata Angin

ImageImage

Perjalanan Mata Angin…perjalanan menembus batas yang hadir dikarenakan kegalauan diundurnya perjalanan menuju kaki langit ( Menuju Puncak Gunung Gede ) dikarenakan terbatasnya qouta yang ditetapkan oleh pengelola Taman nasional Gunung Gede pangrango.

Berawal dari kegalauan akan rindu akan belaian pesona suryakencana dan Puncak gede, akhirnya gwpun musti berpikir mau kemana perjalanan kali ini…? maklum Ijin dari sang istri tercinta sudah di tangan untuk melakukan perjalanan selama 2 hari 2 malam. ..hehhehehe,  dan gwpun sounding kepada sahabat-sahabat yang tergabung di grup WA Indonesian Motorist dan ternyata para sahabatpun berhalangan…yah sepertinya memang ditakdirkan untuk solo riding nih.. 😀

Jum’at 6 Sept 2013, selepas rutinitas bekerja , pukul 6 sore gwpun menelpon dokter Lay yang menangani piona untuk mengajak sang kuda besi tercinta untuk melakukan perjalanan ini dan ternyata….waaaaaa, dan ternyata belum sembuh penyakitnya dan musti puter otak kembali, waahh, jalan – jalan pake motor apa yaa…??? di pojokan kantor terlihatlah miozawa ( panggilan sayang Mio ) yang sedang sakit juga dikarenakan kecelakaan yang terjadi 2 minggu lalu ( Segitiga bengkok, rem belakang blong ), ….mmmm, sepertinya mengajak miozawa cukup asik juga nih, dan miozawapun terlihat antusias atas ajakan gw ( ceritanya ngobrol hatikehati nih dengan miozawa :P)….akhirnya gwpun membawa miozawa pulang ke Omah Ndeso untuk mendapatkan belaian sebelum perjalanan ini dan konyolnya rute yang akan ditempuhpun masih gelap dan belum jelas.

perjalanan selama 1,5 jam ( pukul 9 malam ) , akhirnya gwpun tiba di Omah Ndeso, istirahat sejenak, sambil berpikir keras, mau kemana perjalanan kali ini….yah ikutin aja deh kemana mata angin berhembus….”gumam dalam hati”. walaupun sempat terbesit untuk reroute ke pesisir selatan Pangandaran hingga Ujung genteng atau eksplorasi lebih dalam ujung Kulon menuju Karang ranjang dan Batu Qur’an.

sambil mantau Grup WA, gw pun mulai memindahkan packingan dari carrier ke Miozawa, “mmm bawa tenda ngga ya…?” sepertinya ngga perlu ya apabila short trip sendirian…” celoteh dalam hati diiringi sruput teh hangat buatan sang istri tercinta, gwpun memacking peralatan seperlunya. setelah beres, gwpun berpamitan dengan keluarga, Miozawapun diajak menuju pemda bogor yang kebetulan beberapa sahabat sedang ngupi disana.

Pukul 10 malam lewat, akhirnya gwpun tiba di pemda dan terlihat 3 orang sahabat ( deddy, Sigit dan Moncos ) sedang asik bersenda gurau sambil menikmati secangkir kopi panas di warung langganan.  setibanya gw, merekapun langsung merapat dan terheran – heran melihat motor yang sudah penuh dengan tas2 yang biasa dipasangkan di piona.

” mau kemana kang ” celoteh sigit sambil heran – heran,

gwpun tersenyum dan menjawab ” tau nih mau kemana…yang penting jalan dulu deh…hahahaha”,

obrolan asikpun terjadi disini mulai dari obrolan perjalanan sebelumnya, hingga spot2 yang menjadikan daya tarik untuk dikunjungi selanjutnya…dan ekplorasi cianjur dan sukabumipun menjadi pilihan ( Gunung Padang – Curug Cikondang – Pondok Halimun dan Curug Cibeureum), tak terasa waktu sudah mendekati pukul 2 dinihari, akhirnya Moncospun beringinan untuk bergabung dalam perjalanan ini….waahhh asssiiikkk ….

” tapi kang tar tunggu di Tugu Kujang ya, gw prepare dulu…Celoteh Ocos saat itu,

“Siyap cos ” jawab gw singkat

Tak terasa waktupun mulai beranjak jam 2 lewat, gw dan ocospun berpamitan meninggalkan 2 sahabat yang sebetulnya sangat ingin bergabung tetapi terhalang oleh urusan keluarga.

Roda Miozawapun mulai menggelinding menuju Icon Kota Bogor…

ImageImage

setelah ngudut 2 batang…pukul 2.35 ocospun  datang…dan perjalananpun dilanjut menuju cianjur via puncak….raungan miozawa melibas tanjakan puncakpun terdengar….hingga tiba dipuncak pass pukul 3.10,

Image

“Istirahat dulu cos, ngademin miozawa dulu yah…” celoteh gw saat itu, ditemani secangkir kopi dan udud, tak terasa 15 menit berlalu, kamipun melanjutkan perjalanan kembali hingga tiba di cibeber pukul 04.10, sempat ingin berfoto di terowongan lempayangan cianjur, tapi hari masih gelap gulita, jadi terpaksa, kami hanya melihat dari kejauhan.

Istirahatpun kami lakukan kembali di alfamart Cibeber sambil menunggu subuh tiba.

Image

Tak terasa hampir 1 jam berlalu seiring dengan berkumandangnya adzan subuh , setelah rehat sejenak, kamipun melanjutkan perjalanan menuju Curug cikondang dan gunung padang dan selang 30 menit kamipun memasuki jalan desa diiringi dengan kabut pagi cianjur …adeeemmmm…..

perjalanan di jalur inipun sangat memanjakan mata dikarenakan untaian perkebunan teh dan persawahan mengiringi sepanjang perjalanan dan sesekali bertegur sapa dengan para pemetik teh yang memulai aktifitasnya

5 6 7 8 25 26IMG-20130907-02628 IMG-20130907-02629 IMG-20130907-02635IMG-20130907-02636

Sang mentaripun mulai terbangun dari peraduannya selang hampir 1 jam perjalanan kamipun tiba dipintu masuk Curug Cikondang ( 06.45 )…aseeekkkk, masih seppiiiih

Campaka-20130907-02668 IMG-20130907-02638

 

Setelah parkir dirumah warga kamipun mulai trekking sejauh 500 meter untuk mencapai curug cikondang

Campaka-20130907-02669   IMG-20130907-02643IMG-20130907-02647Campaka-20130907-02648IMG-20130907-02639 Campaka-20130907-02649Campaka-20130907-02655IMG-20130907-02640 IMG-20130907-02642  IMG-20130907-02645 IMG-20130907-02646

dan inilah salah satu surga di cinajur

17 21 cikondang Campaka-20130907-02659 Campaka-20130907-02660 Campaka-20130907-02661 Campaka-20130907-02662 Campaka-20130907-02665 Campaka-20130907-02666 Campaka-20130907-02667

9 Hari mengejar mimpi ( Road to Bima )

Perjalanan ini dimulai dan dibangun dengan sebuah mimpi awalnya saya bersama 3 rekan saya memimpikan menjelajah sampai ke perbatasan negara tetangga *timorleste tetapi satu persatu cobaan datang , team yang awalnya 4 orang sekarang menciut jadi tinggal sendiri…. haduh makin gawat karna kepastian mereka kandas 1 minggu sebelum hari H. tapi mimpi kuda eh kudu lanjut. Dengan semangat tetap membara maka saya akan melakukan START perjalanan pada tgl 5 maret 2012 setelah pulang kerja

maklum karyawan susahcuti, tp malapetaka datang 2 hari sebelum berangkat, badan rasanya remuk ternyata diagnosa awal adalah gejala tifus. padahal dah deket banget ma waktu keberangkatan.. dan hari H pun tiba tanggal 5nya badan bukan remuk lg tp ditambah menggigil *mungkin karna nervous, akhirnya berangkat selepas pulang kerja urung saya lakukan karna saya memilih pulang dan istrahat… dan dalam mimpipun suara2 knalpot mulai memanggil *halahlebayGILA, hahahaha.  saya pun bangun jam 01:00 malam dan pegang jidat, teryata eh ternyata dah baekan, maka saya putuskan langsung mandi tengah malam (walau ngak pake kembang) karna semua udah di packing : OBAT2AN,KUNCI UKURAN 8,10,12,14,17,19 KONCI L satu set, TANG, BAN DALEM UKURAN 350-400 RING17, OBENG+&- SIKRING, HEAD LAMP, MINYAK REM,LAHER DEPAN BELAKANG, MA KANVAS REM tinggal pamitan ma bini & anak nih yang kudu melankolis…. *maklumbikertakutkeluarga*, karna takut disangka maling makanya saya keluar rumah dengan mengendap endap biar ngak ketauan hansip *telatbayarronda3bulan dan karna tergesa gesa ngak pake foto2 dulu dah nyang ada langsung gas..

START JAM  02:00 dari rumah, bener juga terasa udara malam memang dingin apalagi ketika melewati jalur puncak ditambah ini merupakan pengalaman pertama pake BOX, terus terang perlu penyesuaian handling dikala akan melakukan manuver miring-miring dipuncak, ok lah ini pengalaman pake bok pertama tapi bukan berarti harus bawa kaya keong dan bukan berarti juga kebut2an yang pasti semua disesuaikan untuk kecepatan.Dikarnakan jalur yang dilewat cukup familiyar maka sekitar jam 6 pagi sampailah di gerbang jawa tengah .

Image

Lanjut lagi perjalanan dari banjar ampe kebumen yang dilewati dengan berkelok kelok… wah pokonya bahagialah suasana hati dan demampun melanda… badan dah lemes ngak karuan *teringat pesan dokter :kalo kena gejala tivus jangan banyak melakukan aktivitas yang menguras tenaga!!!! sial bener juga kata tuh dokter, maka dari itu saya putuskan untuk menepi di wates pada pukul 12:00 saya parkir kendaraan dan badan saya di hotel QUEEN, sayang sekali tanpa foto2 yang lengkap.. karna memori kamera pocket ngak bisa dibuka

sekitar jam 16:00 saya mencoba bangkit dari ranjang dan rasanya badan ngak karuan, saya tanya dengan staff hotel apakah ada klinik 24 jam yang bisa saya satroni dan ternyata 100 meter dari hotel terdapat sebuah rumah sakit tanpa pikir panjang saya kendarailah motor tercinta menuju rumah sakit ngak ada 2 menit dah nyampe aja rumah sakitnya, seperti biasa bayar biaya pendaftaran Rp.3000 trus masuk lah ke ruang pemeriksaan…

setelah cek darah dan suhu tubuh maka divonis lah : ANDA KENA GEJALA TIFUS, untuk lebih jelasnya disarankan melakukan cek lab!!! *ohshitttt

dan jarum suntik pun tertempel dipantat kiri dan kanan, *ingetiklan NO PAIN NO GAME, selesai di tusuk maka antri lah diloket obat dengan jumlah yang lumayan banyak….
lepas dari rumah sakit saya mencoba mencari makan untuk menambah energi karna yang ada didepan rumahsakitnya makanan khas jogja (nasi kucing) maka saya langsung beli sekali 10, supaya badan kenyang dan bisa istrahat….
bener aja ampe hotel 10 bungkus nasi kucing pun terasa kurang dan disinilah titik balik mengejar sebuah mimpi terancam gagal, karna merasa badan drop saya merasa tidak bisa melanjutkan mimpi ini tapi bila melihat bagaimana orang2 terdekat saya selalu memberi dukungan maka motivasi makin menambah.. lalu sebuah sugesti tentang sembuh dari penyakit ini yang membuat saya justru semakin bersemangat untuk lekas sembuh
pagi pun tiba dan badan terasa fit kembali tapi saya putuskan untuk makan yang banyak dan tidur kembali
hingga pada pukul 11:00 orang hotel menanyakan “akan tambah satu malam lagi?” saya pun menjawab “TIDAK SAYA AKAN LANJUTKAN PERJALANAN SAYA KE LOMBOK”

sekedar berbagi pengalaman tentang sugesti dan lombok
sugesti : rasa lemas yang saya alami karna diserang penyakit tifus dapat saya hadapi dengan selalu berfikir positiv tentang bagaimana agar kondisi badan saya berangsur pulih… berfikir untuk sembuh malah membuat saya semakin cepat kembali ke kondisi prima dibanding saya harus berfikir tentang persoalan/penyakit yang saya hadapi
lombok : kenapa lombok? padahal kan diawal targetnya timor leste? karna waktu yang dirasa tidak dapat terpenuhi dan kondisi badan yang tidak fit ditambah medan yang sangat sulit *lirikRRnya om haryo saya menganggap lombok lebih realistis dibanding NTT lagi pula bila anda memasang target yang lebih realistis maka anda akan merasa bahagia apabila telah mencapainya… itulah mengapa saya memasang target sampai lombok saja dan bila bisa lebih dari situ maka itu adalah bonus

ok barang sudah packing saatnya lanjut!! sabtu yang cerah motor pun keluar dari hotel jam 12:00 dan saya tidak menunggu lama untuk melintir gas motor saya, perjalanan kurang lebih satu jam saya melihat stadiun manahan solo saya langsung bergegas untuk coba mengambil foto disana

Image

dan menyantap makan siang didaerah sekitar.. makan siang pun tidak banyak mengambil waktu karna saya merasa perjalanan yang harus saya tempuh masih sangat panjang, motor pun kembali dalam keaadaan gas 110-140 kpj *bukan lantaran ugal2lan tapi jalan di derah sini memang sangat sepi dan lurus tanpa disadari kecepatan motor dapat dipacu diangka tersebut

Image

hati merasa bahagia saat melihat:

Image

dah sampe jatim lagi… hore hore hore

karna jalan sepi maka sampailah jam 6 sore di daerah gempol dan untung saja di daerah sini ada yang membantu saya mengarahkan jadi ngak pake nyasar2 ampe pasuruan…
lagi lagi foto ngak ada *maap yah

perjalanan saya terhenti di daerah paiton karna pemandangan lampu di PLTU tersebut pada saat malam sangat lah luar bisa… lepas dari situ saya makan di pom bensin yang ada hotelnya

dipikir pikir karna duit tongpes saya pilih jalan aja padahal waktu sudah diangka 9maleman (saran saya untuk teman2 jangan riding sendirian di hutan lindung baluran, soalnya serem ) qiqiqiqiqiqiqi
dan akhirnya motor pun berlabuh di kapal fery penyebrangan tujuan ketapang-gilimanuk, setelah membayar Rp 16.000 kalo ngak salah maka berlayarlah menuju pulau dewata, bali…

perjalanan fery cuma 1 jam, jam menunjukan pukul 12:01 malam tp dikarnakan ini waktu WITA maka jadilah jam 01:01 malam ciah sepi banget lagi nih bali malem malem, maka kota yang saya tuju pastinya DENPASAR…. riding 2 jam dari gilimanuk ke denpasar malem malem seru juga, soalnya jalannya mulus ditambah marka jalan yang baik sehingga jalan kelak kelok pun serasa mudah dilalui

sampainya di denpasar perut laper lagi… maklum kurang karbohidrat
pucuk dicinta bulan pun tiba, lambang McD tampak terang benderang di kejauhan malam

berhubung ini malem minggu banyak anak nongkrong yang lagi pada kongkow di bali dan kebetulan ada anak mega pro yang minta photo bareng, *lumayannambahnambahinPhotoRR

Image

ngak pake basa basi lagi karna mata mulai seret pamitan lah kemereka untuk lanjut perjalanan lagi menuju padang bai. perjalanan dari denpasar menuju padangbai hanya 1 jam saja karna ada jalan by pass yang baru, kalo ngak salah jln.prof ida bagus mantra

sesampainya di padang bai kurang lebih jam 4 pagi… sial oh sial niatnya tidur di fery malah lama ngantri, karna pada saat itu ada kapal pertamina yang sedang bongkar muat

Image

dan jam pun menunjukan pukul 06:15 wita masih saja belum beres antrian… luarbiasa *niat tidur malah begadang

Image

terobang ambing dilaut rasanya lebih menyenangkan dibanding harus mengantri untuk naik fery… karna ini fery sungguh sangat standart maka saya putuskan untuk menyewa salah satu kabin ABK, dasar apes semua kamar ABK sudah full… teruk lah pokoknya
dikarnakan kurangnya istrahat maka saya putuskan untuk fokus tidur
berasa sangat sebentar sekali fery sudah sampai di lembar

Image

mungkin jam 11 siang saat itu, sesampainya di lombok saya langsung mengunjungi rumah sanak family *lumayanhematbiaya

sambil makan sambil mikir mmmmm….. nyampe lombok udah, berarti tinggal maen2 dilomboknya… pengen naek rinjani tp takut kena tivus, mending maen pantai aja lah…. tapi kembali pikiran liar datang dan ingin rasanya meminum susu kuda liar , wah sumbawa dong.. makan udah tinggal minta izin ma sodara, ternyata eh ternyata mereka ngak ngasih izin… mmmm alasanyasih sangat masuk akal JANGAN BERKENDARA DISUMBAWA PADA SAAT MALAM!!!
ok saya akan lanjutkan besok pagi aja

maka dari itu jalan2 dulu lah ke senggigi

Image

ah bosen liat senggigi makanya saya putuskan untuk pulang dan istrahat

karna kecapean dijalan maka tidurpun nyenyak sekali… terlambatlah jadwal berangkat ke pelabuhan kayangan, saya berangkat dari gerung ke kayangan jam 07:30an di jalan banyak banget pemandangan Indah

ImageImage

Image

dan sampai lah di pelabuhan kayangan jam 09:00an

Image

oh ia full box saya titip semua di rumah sodara saya… karna asli ngak banyak barang yang saya bawa, paling yang dibawa perlengkapan motor aja…

kkarna ngak punya foto2 penyebrangan jadi ane cerita aja yah, penyebrangan dari pel.kayangan menuju pel.poto tano memakan waktu 2jam an. di pelabuhan kayangan ada 3 dermaga tp yang 1 punya PT.newmount, harga tiket penyebrangan Rp.49.500,- selama penyebrangan seperti biasa di fery ngak banyak aktivittas yang bisa dikerjain… soalnya semalem tidur cukup pules jadi badan masih dalam kondisi seger bugar… paling cuma tanya2 aja ma penumpang lain yang sering lewat jalur sumbawa, soalnya buat nambah-nambah ilmu… akhirnya setelah 2 jam nyampe juga di dermaga 2 pel.poto tano sumbawa… hari yang cerah, jalur yang menantang, suhu yang panas… kurang lebih itu lah gambaran ketika roda dua ini napak di jalur pelabuhan,,,, karna saking semangatnya ngak pake foto2.. motor langsung gas aja…  sambil nyari bengkel yamaha terdekat… soalnya kuping dah agak keganggu ma suara mesin yang kayaknya dah ngak enak..
rioding 30menittan akhirnya nemu juga bengkel yamaha… dan terjadilah percakapan ini:
mekanik: selamat siang pak
gw : siang, mau ganti oli n nanya kira2 suara yang bising ini suara KLEP bukan?
mekanik: bentar saya chek dulu.. cuma 10detik si mekanik mekanik memvonis… ini suara STANG SEHER
gw : wow.. kira2 bisa diperbaikin disini ngak?
mekanik : bahkan di mataram belum tentu ada
gw : sambil binggung ma kondisi mesin dan berlaga kayak simekanik *ambilkeputusan10detik ya udah ganti oli aja
mekanik : siap

dan ngak banyak lagi yang perlu dibicarakan… soalnya keputusan dah diambil GW harus sampe ma tujuan… tapi mikir2 tujuanya kan dah sampe ke LOMBOK.. ok kalo gitu sekarang STAGE BONUSNnya
akhirnya setelah selesai perjalanan dilanjutkan kembali…
diperjalanan dari poto tano menuju sumbawa jalanya lempeng2 aja… motor asik aja di gas.. walau suara mesin makin ngeletrek akhirnya terteguh juga hati karna melihat pemandangan yang langka untuk di foto

IMG-20120409-00594IMG-20120409-00593 (1)

gambar diatas ini merupakan pelajaran yang harus kita semua ambil.. karna selepas jalan yang lurus ini saya akan menemukan banyaknya tikungan… dapat disimpulkan bahwa si supir merasa kantuk setelah sebelumnya dia melewati banyaknya tikungan, kemudian disajikan jalan lurus yang panjang… *biasanyasihgitu

ok lepas foto… ane kejar lagi perjalanan, karna mengingat cerita salah satu penumpang di fery yang bercerita bahwa untuk daerah madapangga (sebuah mata air) tepatnya perbatasan dari kota dompu ke kabupaten bima dimana di daerah ini sering terjadi perampokan *hadeuhmalahmakinpengen ngegas.. gas mulu ni motor yang ada malah gw yang laper… entah diderah mana *kayaknya selepas kota sumbawa. jangan lama lama karna daerah rawan belom kelar…. akhirnya masuk daerah empang kalo ngak salah.. ketemu jalan yang bener2 baru diaspal dan bahkan belom ada marka jalanya

IMG-20120409-00595 IMG-20120409-00596 IMG-20120409-00597

 

karna pengambilan gambar diatas dilakukan oleh seorang amatir *ngakkayakaslinya yang saya bisa katakan saat itu adalah… INDAHNYA NEGERI KU saya disini bukan maksud pamer, tapi saya pernah berpergian ke beberapa tempat di indonesia dan tidak pernah merasa bosan dan bahkan makin takjub dengan keanekaragaman yang dimiliki negri ini.,.. saya bahkan pernah tinggal diluar negri.. tapi KEINDAHAN INDONESIA NGAK ADA YANG NGALAHIN
ok balik lagi keperjalana, selepas foto2 didaerah ini saya akan melewati jalur nangatumpu yang legendaris.. karna banyak orang cerita jalan tersebut sangat sempit dan terjal, kemudian berkelok kelok… wel ternyata ngak juga sekarang.. karna pembangunan daerah maka jalur tersebut sudah dipelebar dengan cara di dinamit

IMG-20120409-00599 IMG-20120409-00602

 

dikarnakan kondisi jalan yang tidak dapat diprediksi maka saya putuskan tetap menunggani motor walaupun beresiko, terusterang ban bocor didaerah tersebut bikin pikiran ngelantur kemana mana!!! jalan sepi, orang ngak ada, sinyal innalilahi pokoknya horor lah *untungnya ngak pake ujan ma malem akhirnya setelah bersusah payah jalan dengan banbocor lebih kurang 3km ada juga perkampungan dan banyak banget yg buka usaha tambel ban asik… tp ternyata kegembiraan itu cuma sesaat, soalnya 2 tempat tambalban yang ada selalu menolak karna mereka tidak pernah bukan ban motor ukuran 130.

setelah kelar dengan tambal menambal dan memakan waktu yang lumayan, saya ngak punya banyak waktu lagi untuk megejar sisa sisa sinar matahari, maka saya putuskan tancap gas agar sampai kota bima sebelum magrib…
alhamdullilah perjalanan ke bima hanya memakan waktu kurang dari 1 jam dari daerah dompu… rasa puas dan bahagia bisa sampai di kota bima

IMG-20120409-00603

 

BIMA!!! cari penginapan dan istrahat,, sangat disayangkan photo2 yang saya ambil lewat kamera digital sampai sekarangpun tidak dapat dilihat karna ada eror dengan memorya,
dalam lamunan sempet terpikir untuk lanjut lagi besok subuh ke sape trus ke kalimutu *gara2 liat photo om haryo
tapi hidup harus realistis: soalnya jatah cuti dari kantor hanya dapet 6 hari, ditambah ini adalah dah senin! dimana ini awal cuti saya, karna saya mengajukan cuti dari tanggal 9maret sampai 14maret. pas 6 hari!!! wow… pikir2 lagi ke NTT adalah ide paling liar, butuh waktu 4 hari tuk kembali lagi kebima!! keburu abis cuti, mending recovery aja lah
nah bangun pagi dibima hal yang pertama masukin motor ke bengkel resmi sambil di chek segala sesuatunya… karna menurut mekanik sana motorsaya perlu banyak waktu untuk chek dan perbaikan maka saya serahkan kepada mereka yang ahli dibidangya saja… sambil bertanya: “kira2 apa yang rusak yah?” mekanik cuma jawab: sehernya mas
ya sudah lah mau diapain lagi, kubur dalem2 soal NTT!!!
lebih baik sekarang sewa motor trus jalan2 keliling kota bima, motor diambil sore setelah diservice dan ganti oli, akhirnya nya saya putuskan tanggal 11 untuk pulang, alias besok pagi…
pagi dateng bukannya buru2 berangkat tp malah santai, soalnya masih ngenes ma keadaan motor yg sehernya rusak.. jadinya kebanyakan ngelamun akhirnya dah jam 10. yah jam 10 WITA saya start dari bima menuju bogor!!! dengan perasaan bahagia semua akan terasa mudah… dan lagi lagi pemandangan alam sumbawa yang liar sungguh sangat menakjubkan

IMG-20120411-00615 IMG-20120411-00613 IMG-20120411-00616

dan hanya butuh 5 jam untuk menempuh bima – poto tano(nama daerah dan pelabuhan di sumbawa barat)

IMG-20120411-00617

 

ampainya dilombok saya punya janji bahwa akan mengunjungi kawan di komunitas LSC (lombok scorpio club) lumayan ngobrol sambil makan

IMG-20120411-00619

ngobrolnya pun ngak pake lama2 soalnya dah dikejar tayang akhirnya saya pamitan dengan bro ary untuk lanjut ke bogor, sebetulnya beliauw menawarkan untuk singgah dan keliling lombok tapi waktu yang ketat membuat saya harus pamit, karna full box saya masih ada di sodara di lembar, pikir2 belum lagi pamitan ma sodara malah makin lama lagi… bener aja butuh waktu berjam jam untuk meyakinkan sodara saya dilombok bahwa saya akan lanjut perjalanan pada malam itu juga dan setelah dapet izin perjalanan ke bogor saya lanjut lagi dari pelabuhan lembar menuju padang bai jam 01:00 tengah malam,,, lumayan nyebrang malem bisa tidur dikapal fery..
dan bali di pagi hari,, ngak begitu banyak hal yang saya lakukan di bali selain tambal vakum karbu,,, karna ternyata vakum karbu motor saya mengalami kebocoran, sehingga tenaganya terasa gembos sekali..
tanpa banyak yang bisa diceritakan soal bali, mari kita tinggalkan pulau penuh pesona dan bule ini

IMG-20120412-00621

JAWA!! yah walaupun ini jawa timur *bukan jawa barat tetap saja hati ini sumringgah, sambil mata merem melek saya puttuskan rehat sejenak di PLTU ato PLTA Paiton yah?? ahhhh ngak apal, yang jelas kepikirannya makan trus tidur.. lumayan lah tidur 3 jam lanjut lagi perjalannan, masuk probolinggo kembali masuk pit stop karna mau ganti oli… dan disini lah petualangan liar kembali terjadi…
saya : mas tadi itu ada plang arah ke bromo
mekanik : oooh iya
saya : memangnya dekat mas kesana
mekanik : paling cuma 1 jam
saya : masa????
mekanik : yah masa saya bohong sih mas..
saya : ya udah cepetan ganti olinya saya mau ke BROMO!!!
wuihhhhhh setan alam liar merasuk ke pikiran dan jiwa raga, bromo??? ngak terpikirkan untuk sampai ketempat ini, bromo?? ah cuma tau lewat berita, bromo?? ah kebanyakan mikir!! orang ganti olinya aja dah selesai dari tadi..
ok saya ikutin si mimpi liar aja,, bahkan lupa dengan segala problem!! mesin yang rusak, istrahat yang kurang, uang yang tipis…ah……
bener aja perjalanan ngak butuh waktu lama untuk sampai di bromo

IMG-20120412-00622

asik asik akhirnya sampe juga di bromo dan hal yang saya ingin lakukan adalah cari penginapan dan istrahat.. ternyata selepas pintu tiket malah pemandangan menakjubkan yang saya lihat, sayang foto2nya yang sore laib kena virus… damn!!! karna disore itu memandang gunung sambil ngopi n ngudud adalah moment terbaik
karna menjelang malam saya segera sibukan diri dengan mencari penginapan disini saya ditawari penginapan dengan harga Rp150.000

pemborosan  karna kamar yang didapat ada 3, dan setiap kamar memiliki masing masing tempat tidur, namun daripada maksain nyari kesana kemari mending ambil ajadah penginapannya.. lagian nilaiplusnya motor bisa masuk kedalam. selesai negoisasi si pemilikpenginapan menawarkan jasa mengantar mengejar sun ricenya bromo. hmmmm mantap nih bisa liat sunrice tp mending saya istrahat ajalah karna jalan pulang masih panjang

agi yang dingin… *yaialahnamanya juga digunung bukan dipantai… buru buru cari sarapan dan ternyata sarapan disini masih dikategorikan murah meriah lepas sarapan balik lagi ke penginapan dan packing barang2 serta mandi *sumpah dingin  langsung tarik gas lagi nah kayaknya ke kawah bromo pasti asih nih… ok ok putar haluan

 

CIMG0704_zpse898cf2b CIMG0724_zpsee50208cCIMG0705_zpsb65558a0 CIMG0733_zpsf413f29e

buset jalanya ke bromo tidak seindah pemandangannya perlustamina yang prima, karna jarang olah raga jadinya kudu minta bantuan kuda buat naek dan turun.. jasa naek dan turun pake kuda ditebus dengan Rp.50.000.

CIMG0716_zps15b6e7a6 CIMG0710_zps461bccc7

lanjut perjalannan aja lah mumpung masih pagi.. berhubung ini pertamakalinya ke bromo akhirnya yang saya lakukan adalah banyak bertanya kepada warga sekitar bagaimana bisa kearah yogya, ya yogya adalah point rest saya malam ini.. mmm banyak bertanya malah banyak pilihan 
akhirnya saya melihat dari kejauhan ada rombongan yang sedang bergerak mengunakan roda dua *hmmm kayaknya lagi pada turing ok tanpa pikir panjang langsung lah saya kejar rombongan tersebut, mungkin sekitar 5 menit saya bisa gabung rombongan mereka..

CIMG0733_zpsf413f29e IMG-20120413-00631 IMG-20120413-00638 IMG-20120413-00640 IMG-20120413-00641 IMG-20120413-00649 IMG-20120413-00648 IMG-20120413-00652

hahahahahahaternyata mereka adalah gerombolan yang SALAH JALAN!!! alamat goodbye nih kalo ngikutin terus.
akhirnya ada rombogan jip yang sedang buat film sayapun bertanya tanpa rasa malu lagi “kalo mau ke malang lewat mana yah??? ooooh ikutin jalan ini aja nanti juga tembus malang… hmmmm dan ternyata ini yang orang orang bilang dengan bukit teletubis

IMG-20120413-00645IMG-20120413-00653 IMG-20120413-00654

ok ok jangan lama lama fotonya jalur ini saya lupa namanya, tapi beberapa teman teman diforum ini ada yang mengupload fotonya, saya sendiri ngak kepikiran foto foto karna medan yang saya lalui adalah turunan curam dan lembab, kontur jalan pun licin tp yah mau ngak mau lewat sini karna ngak mau balik lagi toh dijalan pun ada penunjuk jalan yang memberitahu tembusan jalan ini adalah malang!!! *mungkin penunjuk jalan itu ingin mengumpat ke saya dan berkata “MALANG BENER LOE LEWAT SINI SEMALEM ABIS UJAN” banyaknya objek wisata air terjun disini tah membuat saya tertarik karna jalan ini dah bikin banyak energi terkuras
*maap kalo ngak ada photo jalannya
nah dipenghujung jan desa ini ada pertigaan yang mana kanan ke kota batu malang sedang yang kiri ke blitar… kayaknya kiri asik nih…. lanjut gas kekiri aja rooling speed pun berkisar diangka 80kpj sambil membayangkan tujuan saya disana.

lalalalaaaa lilililili senagnya rasa hati…. kayaknya perasaan itu yang bikin saya tetep semangat berkendara.. apalagi setelah mengetahui kota yang saya tuju adalah BLITAR… karena saya sebagai bangsa indonesia merasa punya hutang yang besar terhadap Bapak Proklamator kita, Bpk Ir.Soekarno aneh tapi nyata kenapa gw jadi nasionalis gini.. *padahal dulu pelajaran sejarah jarang masuk kelas mungkin karna sekarang saya sadar apa yang telah para pahlawan beri untuk bangsa dan negara ini!! ya KEMERDEKAAN kalo kita ngak merdeka kan kita ngak bisa turing *short thingkink
asik melintir gas ada sesuatu yang saya anggap keren dan itu adalah stadion kanjuruan malang…. mmmm saya merupakan pengemar sepakbola jadi yang namanya stadion adalah tempat yang keren menurut saya….

IMG-20120413-00655

akhirnya saya lanjut lagi muterin ban depan ma ban belakang…. sampailah ke tempat pemakaman Bung Karno….masuk ke komplek pemakaman tidak dibpungut biaya tiket tetapi sumbangan seiklasnya untuk perawatan makam…
dimakam ini selain pusara bung karno terdapat museum, lagi lagi karna waktu saya ngak sempat masuk museum… *someday i will
RI 1.

IMG-20120413-00659SananWetan-20120413-00661_zps68120a6e

lepas dari makam bung Karno saya manfaatkan waktu untuk isoma, ngak banyak buang waktu saya lanjut perjalanan menuju jogja… lagi lagi ide liar ada aja diperjalanan kenapa ngak ke pulau sempu???ah dah kelewat…. trus yang nyisa apa donk??? aha…. GOA GONK
putarran roda semakin laju diangka 100kpj mmmm yang penting bisa lke pacitan sebelum malam, dan jalur malang pacitan AMMMMMBOOOIII penuh kelok dengan sebelah kiri jurang yang dasarnya sungai serta kanan tebing tinggi.. jalannyapun mulus saat itu… kurangnya cuma marka jalan jadi agak susah kalo ngitung cornering

mungkin cuma butuh 2jam setengah dari Blitar ke pacitan… yah kalo ditanya kilometernya dah lupa deh.

IMG-20120413-00666 IMG-20120413-00665 IMG-20120413-00667

jalan menuju goa gonk ternyata sungguh suram eh curam maksudnya… sehingga cukup di gigi 1 dan 2 saja, tak lama setelah itu….

IMG-20120413-00671 CIMG0798_zps4fa8b6be CIMG0784_zps10eed5de CIMG0778_zpsf3bcde3d CIMG0765_zps8611da81 CIMG0761_zpsaf201a89

huh lumayan cape karna pada saat itu mesin AC telah dimatikan sehingga udara dalam gua sangat tipis apalagi berebutan dengan gaetnya gua gonk sendiri konturnya menurun hingga pada akhirnya kita harus naek kembali ke atas = capek tapi semua cape terbayar dengan keindahan alam buni pertiwi
ketika arah keparkiran pengunjung diarahkan melewati aneka suvenir yang dijajakan oleh warga sekitar… untuk suvenir yang ditawarkan kebanyakn batu alam(akik,mata kucing, kecubung dkk) hmmm teringat seorang sahabat yang gemar akan koleksi batu terhipnotislah untuk belanja belanja oh belanja

karna larut dalam tawar menawar ketika belanja ampe keasikan kayaknya bincang bincang dengan si penjual kurang lebih begini
pedagang :mas darimana?
saya : bogor
pedagang :kapan dari bogor? sekarang mau kemana
saya : 2hari kemaren *cape soalnya kalo harus jelasin mmm mau ke jogja
pedagang :ngak mampir ke pantai klayar???
saya : WOW klayar?? inget ingetyang ada air mancurnya dikarang bukan???
pedagang :betul mas
saya : jauh???
pedagang :deket kok
saya : mmmmm *buru buru packing nih kayaknya

oke lah jangan banyak diem… kudu gerak karna ngak banyak waktu yang kesisa kalo kejar sunset,,,, yipieeeee motor langsung ditancep lagi menuju pantai klayar, jalan menuju pantai sungguh sanggat mulus tapi berkelok kelok dan naik turun dan ngak jauh juga paling 18 kilo kalo ngak salah….

dan akhirnya

IMG-20120413-00672 IMG-20120413-00676 IMG-20120413-00674

 

hingga seorang bapak menawari saya untuk menginap…. asik nih kayaknya dan ternyata uang sisa Rp25.000,- sajahmmm puter otak karna ngak mungkin juga ada mesin atm disini… maka lepas magrib saya putuskan untuk lanjut pulang… sebelum pulang saya tanya seorang ibu yang ada diwarung “kalo ke jogja dari sini kira kira berapa lama??” si ibu pun menjawab “saya kalo bawa motor 2 jam aja”
hmmm brarti saya paling 1jam aja nih *senyum senyum dalam hati…
oooooohhhh ternyata sibu tadi luar biasa kenceng kayaknya, soalnya rooling speed dari pantai klayar ke jogja yang saya tempuh kurang lebih 80kpj dengan kontur jalan naek turun dan banyak banget nikunya…. jujur dijalan ini ampe mau nangis soalnya serem, sendiri, malam pula *masih kurang mentalnya hingga 2 jam kedepan saya baru ketemu peradaban yang bisa dibilang kota dan mesin ATMpun ruah melimpah disini  Yogyakartaaaa…!!!!

ngudud sambil ngopi didepan kraton dan cari kabar bahwa teman saya sigit aka.bogong lagi dijogja juga karna rencana dia diving di pulauw weh aceh dibatalkan karna pada saat itu aceh sedang dilanda gempa 9 skala. dan berpotensi sunami… yah daripada anyut mending dia kabur ke jogja dan kebetulan ketemu dengan beliauw di penginapan sosro kusuman di belakang mall malioboro… temu kangen deh judulnya alih alih istirahat yang ada ngobrol ngalor ngidul hingga jam menunjukan angka pukul 01:00 malam akhirnya kami masuk kamar masing-masing *kalo sekamar takut digrebek
hotelnya mumer hanya Rp50.000 saja walaupun tanpa sarapan,tv,ac
hmm sabtu pagi dijoja packing motor

pamit dengan sigitsaya melanjutkan lagi perjalanan menuju rumah… yang bikin mantep pete perjalanan terjatuh dan entah dimana ngak usah pake peta ngak akan nyasar ini lah *penuh percaya diri
selepas meniggalkan jogja masuk lah wilayah wates dan di gps(masih andelin peta padahalmah) ada jal;an dipinggir pantai sampai cilacap…. hohohoho kayaknya seru nih dengan suara mesin makin ngak berirama di siksalah si CHARMING dijalur ini karna dijalur yang namanya jalan ayah ini cuma lempeng lempeng aja,… pokonya LURUS. paling mendekati cilacap baru jalannya belak belok…
Tail of dragon kata kang hendra mah

IMG-20120414-00687

nah dari sini ngak banyak foto foto karna perasaan mulai cemas denger derung mesin yang ngak makin karuan.. memasuki kota cilacap mesin makin ngak ngerti dah… tapi tetep lanjut karna anak istri menanti dirumah ahahahaha… masuk kota ciamis kalo ngak salah sempet rest untuk isoma dulu sambil ngademin mesin…tapi tanggung lah mending dilanjut… dan perasaan tegang kembali di nagrek karna jalur yang nanjak agak pesimis juga sih bisa naek,syukur alhamdullilah pas bangetpom bensin yang sebrang sebrangan yang mau masuk rancaekek mesin mati total pas magrib pula, diselah pun ngak mempan… selahan macet… yah terpaksa nunggu motor diem.. berhubung jalanya menurun yah nikmatin aja lah, sampai akhirnya motor berhenti ngak jauh dari pom bensin dorong dikit ahhhhhhhhh lunglai juga dorong motor…. dasar nasib baik di pom bensin ada mobil yang mau kebogor… yah saya meminta untuk ikut menumpang dan dia mau… yipieeee tp kena bayar Rp.250.000,- ngak apalah yang penting sampe bogor…

IMG-20120414-00689 IMG-20120414-00690

 

masuk tol cepet banget dah nyampenya…. sik asik sebelum pulang kerumah motor ta titip dulu di mang kumis (supaya dibenerin) n langsung minta anter ke rumah.. kurang lebih nyampe rumah jam 23:30 an…
maka jadilah 9 hari mengejar mimpi ini
day 1 06-april-2012: start dari rumah rest jogja
day 2 07-april-2012: jogja- banyuwangi nyebrang ke bali non stop
day 3 08-april-2012: habisin pelabuhan ke pelabuah sampai dilombok siang n rest
day 4 09-april-2012: lombok – sumbawa – bima
day 5 10-april-2012: bima
day 6 11-april-2012: bima – sumbawa – lombok
day 7 12-april-2012: bali – banyuwangi – probolinggo – bromo
day 8 13-april-2012: bromo – malang – blitar – pacitan – jogja
day 9 14-april-2012: jogja – cilacap – bandung – rumah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sepenggal Surga di Selatan Pasundan ( Pantai Cicaladi )

Sepenggal Surga di Selatan Pasundan
Image
Pantai Cicaladi…..mmm…mungkin kita baru mendengar nama Pantai tersebut, Pantai yang terletak di Kabupaten Jampang Kulon sekitar 30 km dari ujung genteng memiliki hamparan bukit savana yang luas, karang bolong, dan untaian pantai tebing yang sungguh mempesona

Pagi itu, tanggal 8 September 2012 jam 8 pagi, kami berempat ( gw, Rustam, deddy dan Hamid ) memulai petualangan untuk mengeksplorasi sisi terselatan pasundan….setelah routing GPS ke titik pertama yaitu pantai mina Ujung genteng via cikidang, putaran roda kami mulai menjilati aspal mulus kota hujan…..

Selang 1 jam, kamipun mulai memasuki wilayah cikidang, jalan yang terkenal dengan kelokannya pun kami jelajahi, hingga pertengahan cikidang, rustam meminta untuk flying rest dikarenakan dia mengalami sakit kepala…akhirnya kami melipir kesalah satu warung dipinggir jalan.

Image

Setelah terkondisikan aman…perjalananpun kami lanjutkan straight to Pantai mina….

ImageImage

Akhirnya jam 11.30 menjelang tengah hari, kamipun tiba di Pantai Mina dan dilanjutkan dengan makan siang……
Setelah perut kenyang kamipun mulai menyiapkan segala sesuatunya seperti ransum, obat2an P3K serta rechecking kendaraan…maklum sesaat lagi kita mulai memasuki Adventureland at Ujung Genteng…aseeekkk…!!!

Image

tepat pukul 1 siang kamipun memulai kembali perjalanan, hawa Petualanganpun mulai terasa sesaat memasuki wilayah Cibuntu….jalan makadam bercampur tanah merah dan keramahan pendudukpun menyambut hangat…aduhhh jadi makin bersemangat nih

ImageImage

selang 5 km …kamipun tiba dipantai cibuntu….and soo “beautiful Beach” ….hamparan luas pantai beratol dipadu dengan bebatuan karang….waduuuhh alamat betah di jalan nih…..hehehehhee

ImageImage

Perjalanan melipir pantaipun mulai kami lakukan….memang sangat mengasyikan..tapi tidak berlangsung lama cukup 3 km… tapi koq lama – kelamaan jalan yang kami lalui mulai mengerucut….hingga memaksa kami untuk riding diatas atol…waduuuhhh…

ImageImage

Alhamdulillah….setelah melakukan perjalanan diatas atol ( sempet kepikiran jangan sampe ban bocor ), hamparan pasir putihpun terhampar…langsung ga pake mikir panjang langsung menaikan motor ke hamparan pasir…lagi2…ban motor malah langsung mendem….

ImageImage

Panas terikpun mulai terasa menyapa…..dan akhirnya kamipun mendapati jalan setapak yang biasa digunakan oleh warga sekitar…asiiikkkk….rehat sejenak sambil ngudut, kamipun mencoba routing di GPS ..dan TERNYATA…GPSpun tidak dapat diandalkan disini…ya terpaksa beralih fungsi jadi music player…hehehhee…itung-itung biar ga jenuh…diiringin music dengan beat yang lumayan asiiik, perjalananpun kami lanjutkan …jalanan setapakpun mulai dijilati roda-roda kami, sampai kami bertemu dengan seorang petani rumput laut yang sedang menjemur hasil panennya….ya itung2 memanfatkan CPS ( congor position system )….” mau kemana a” : celoteh sang petani terheran-heran dengan kami…yang belum terbiasa menjumpai motor dengan gembolan segambreng melintas…..ditemani sebungkus rokok dan air mineral, percakapan kami dengan petanipun semakin hangat, yah paling tidak kita dapet mengetahui kira-kira seperti apa kondisi jalan yang akan kami lalui…

Image

setelah asyik ngobrol dan pamitan sama si Bapak…kamipun melanjutkan perjalanan hingga kami berjumpa dengan sebuah setu yang airnya terisi pada saat laut pasang….amboooyyy indahnyooo….kamipun memutuskan untuk rehat sejenak disini….waktu saat itu sekitar jam 3 menjelang sore……

ImageImage

sempat terpikir untuk ngecamp disini…hanya tanggung juga waktunya yang saat itu terbilang masih siang, dan kamipun bertemu dengan salah seorang warga lokal untuk menanyakan informasi mengenai daerah setempat dan ternyata kami harus melanjutkan perjalanan dikarenakan kami tidak bisa melintas diatas jam 4 dikarenakan air laut disekitar setu akan pasang……”waduuuhhh…bisa – bisa kepentok nih”…celoteh hamid.

Kamipun melanjutkan perjalanan…dan benar adanya air lautpun mulai terlihat menjilati pasirputih menuju setu….misi ah numpang lewat …hhehehehe

ImageImage

Odometer kami menunjukan, kami baru saja berjalan hanya 15 km dari pantai cibuntu….tapi berasa sudah jauh bangeett ye…mungkin karena terik panas dan mulainya dehidrasi yang dialami tubuh….dan perjalananpun kami lanjutkan kembali dengan tujuan desa terdekat…..dan ternyata …ngga ketemu – ketemu tuh desa….hahahahha…akhirnya kamipun mencoba untuk loop azimut..agak main tengah aja deh, ngga melipir dulu..kali aja ketemu desa….jalanpun berubah menjadi tanah merah….wahhh kebayang kalo pas hujan disini….nangis bombay dah…hehehehhe

ImageImage

waktupun mulai beranjak sore mendekati pukul 5 sore….tetapi desa terdekat juga belum nampak…sempat sedikit was-was…dikarenakan cuacapun mulai tidak bersahabat…alias mendung, kamipun memutuskan untuk kembali pada azimut semula…..dan akhirnya kami ketemu peradaban kembali….sebuah danau dimana terdapat beberapa orang setempat yang sedang mancing dan beberapa rumah ….aseeekkk…ketemu orang juga akhirnya 

Image

setelah nanya- nanya dikit perjalananpun kami lanjutkan….tetapi koq jalannya mulai menuruni bukit…waduuuhhh…….kebayang dah dikepala…jalan menurun dipesisir…klo ngga ketemu jurang ya pasti muara….”pikir dalam hati”dan ternyata benar adanya ternyata jalur tersebut kami harus melipir jurang yang cukup dalam dan jalanpun mulai menanjak….kamipun berenti sejenak….”kayanya kita musti lewati bukit ini” seraya gw berkata sambil mikir keras….ada apa dibalik bukit savana ini….????sedangkan waktu sudah sore ( saat itu pukul 5.30 sore )….padahal sudah saatnya kita harus menghentikan perjalanan…maklum didaerah yang sama sekali belum kita lewati dan peradaban terakhir berada di 4 km belakang kami…..Bismillah, roda kamipun mulai menggeloyor di jalan setapak dan menanjak ini dan ……pas dipuncak savana…..SUBHANALLAH…..hamparan savana dan AMAZING VIEW tampak di depan mata….dan gwpun langsung turun dan bersujud syukur akan keindahan alam yang disuguhkan oleh sang pencipta kepada kami…..Pemandangan yang sangat FANTASTIS……rekan-rekan seperjalanan yang sebelumnya terlihat prustasi…akhirnyapun berteriak kegirangan….!!!!!

ImageImage

Rasa lelah, prustasi kamipun langsung hilang dalam sekejap….berganti dengan rasa suka cita yang luar biasa….dan kami sadar bahwa perjuangan dalam perjalanan ini tidaklah sia-sia…dibayar mahal dengan keagungan sang Pencipta.

ImageImageImageImage

setelah bersuka cita dengan pesona cicaladi, kamipun memutuskan untuk nge Camp di bukit savana….mulailah kami berbaur dengan alam sekitar…..dan alhamdulillah kami mendapati seorang Bapak dan putranya yang sedang memancing persis dipinggiran tebing…..Alhamdulillah…..Sebungkus rokokpun menjadi pembuka pembicaraan hangat kami, dan kamipun sungguh surprise, mereka sangat welcome menerima kami….sebut saja pak Hani…beliau adalah penduduk pribumi yang sangat ramah.

Melihat perbekalan kami yang mulai menipis, kamipun tergiur dengan segarnya ikan hasil tangkapan pak hani…negosiasipun terjadi…hehehehehe….kebayangkan perut laper liat ikannya seger-seger….xixixiiiiiii, pak Hanipun sempat keberatan dengan keinginan kami,yaahhhh tolong deh pak, kita bayarin ikannya, nanti bapak sama Ibu makan bareng aja disini…hehehehe…rayuan maut kamipun keluar……
Awalnya kami berpikir bahwa ikan hasil tangkapannya pak hani akan dijual…ternyata kami salah, bahwa hasil tangkapannya akan digunakan untuk keluarga beliau….”maklum saat ini lagi masa paceklik di sini”….celoteh pak hani dengan logat sunda jampang yang khas….akhirnya kamipun pasrah……
Obrolanpun sempat terhenti sesaat, melihat wajah melas kami karena lelah, pak hanipun tersenyum…ya udah, kalo mau ikan saya…bayarin aja sepuluh ribu rupiah……HAH…hanya Sepuluh Ribu rupiah….????”…ikan sebanyak itu dengan jerih payah mancing seharian hanya di hargai sepuluh ribu rupiah….???…kamipun terheran-heran yang sangat luar biasa dengan ungkapan pak Hani……tanpa pikir panjang kamipun membayarnya dengan harga layak kepada pak Hani….dan posisi pak Hani yang berbalik kebingungan….HAH….banyak bener kang…kebanyakan ini mah…..ungkap pak Hani sambil kebingungan…..akhirnya kesepakatanpun diakhiri dengan senyuman dan canda tawa diantara kami…..

Image

Dalam perbincangan hangat, kamipun meminta pak Hani untuk bergabung ditenda kami, dan beliau sangat tertarik dan membantu kami selama kami nge Camp di Cicaladi…

Setelah bertransaksi, pak Hani memberikan saran lokasi terbaik untuk mendirikan tenda, maklum mendirikan tenda dipesisir pantai memang memiliki tantangan tersendiri….angin malam yang kencang, jadwal pasang air laut, arah angin menjadi penentu dalam kenyamanan berkemah…belum lagi pantai cicaladi yang memiliki ombak besar dan jurang yang dalam…hempasan ombaknya cukup beresiko….dan akhirnya tendapun berdiri dengan megahnya bagai hotel Berjuta Bintang…aseeekkkk….

ImageImage

Setelah tenda berdiri….pak Hanipun berpamitan untuk pulang ke rumah, dan akan kembali ke tenda kami pada saat isya….kamipun bertanya kepada beliau…’ Memang rumahnya berapa kilo pak dari sini “…ya..sekitar 6 km : jawabnya…..6 km..wahhh kebayang berarti salah satu rumah di pemukiman terakhir yang kita lewatin…busyeett kebayang malem – malem lewat jalan yang tadi……” ah sudah bisa kita mah: jawabnya lagi dengan nada empuk…hehehhehehe

setelah tenda berdiri…saat yang indah adalah saat bersantai dan bercengkrama hingga menjelang malam….dikesayupan terdengar adzan magrib berkumandang…….kamipun segera menuju tenda dan bikin kopi tentunya, sambil menunggu kedatangan pak hani…..perbekalanpun kami keluarkan, mie Instant dan teh manis hangat ala alam Cicaladipun kami nikmati…..dan seiring berjalannya waktu…malampun mulai datang…disekitaran tenda hanya terdengar debur ombak yang bercumbu dengan sang karang

Untaian rinai air lautpun terdengar ditenda kami akibat hantaman ombak kepada sang karang seolah-olah gerimis mengundang…..waahhh susah juga dilukis dengan kata – kata saat itu…indah deh pokoknya…ehehehehehe, sang rembulan pun tidak malu -malu untuk bersolek ditemani dengan ribuan genitnya kelip bintang….

Selepas magrib kamipun mulai bersiap untuk Camp Fire….dengan bermodalkan headlamp…akhir terkumpul juga ranting dan kayu-kayu…..dengan bermodal dikotak parafin…akhirnya Api Unggunpun menyala…dan tidak lama kemudian, pak hanipun datang dengan bawa seplastik nasi putih panas berserta sambal buatan si Ibu….waaahhhh, makan malam besar kita” celoteh Rustam.
pak hani sangat sigap mengolah ikan tangkapannya tadi, ga sampe 5 menit ikan-ikan siyap di bakar…aseeekkk…!!!

Image

Setelah nyanyi – nyanyi ga keruan ampe batere abis, kamipun melanjutkan acara selanjutnya yaitu mendengarkan dongeng pak Hani tentang Alam Cicaladi…..wah seru tentunya, walaupun pake bahasa yang kami tidak begitu kami mengerti, tapi maksud dan tujuan sangat dimengerti…..maklum ada translater si Mr. Hamid…..ternyata pesona alam cicaladi sangat kontras dengan pesona budaya penduduk sekitar, termasuk adanya makam tua di muara karang bolong yang terletak sekitar 200 meter dari tenda kami…..tapi sayang kekayaan budaya ini dimanfaatkan ke hal – hal ghaib yang sifatnya musyrik…seiring berjalannya waktu pak hanipun bercerita hingga hampir 5 jam, sampai-sampai lupa waktu untuk memancing…hahahahahha…kebayangkan, dari cerita mistis tentang makam, santet, rampok, perjuangan masayarakat sekitar hingga akhirnya pak hani menawarkan untuk berkeliling pantai cicaladi esok pagi…..waaaahhh dah bonus guide tour nih…aseeeekkk, seiring waktu bergulir pukul 1 malam, pak hani pamit untuk mancing malam yang akan digunakan untuk sarapan keluarganya dan kamipun akhirnya masuk tenda dan molor……

tit..tit..tit…tit…Alarm jampun berbunyi, wahhh pukul 5.30 pagi….cuaca saat itu sedikit mendung, dan basah dikarenakan terpaan angin air laut, Wow…pemandangan dipagi hari sangat mempesona, dan ternyata pak hani sudah berada disekitar tenda kami….teu sare pak :celoteh hamid yang masih belekan matanya…udah tadi kang ‘ pak hanipun menjawab…ayuk atuh ke bawah, nyari lobster….Hah Lobster…wahhhh sarapan mewah sepertinya nih….kamipun bersiap-siap sesaat sambil nyatuin nyawa yang berasa belum ngeklik dengan raga.

kamipun putu2 disekitar tenda dan mencoba turun ke bawah melihat muara buntu yang terletak dibawah tenda kami.

Image

setelah poto-foto dan merapihkan perlengkapan kami, kamipun langsung melakukan Cicaladi tour ….dan ternyata lembahan bukit sudah terdapat beberapa motor penduduk setempat….turunan curam dan licinpun kami jejaki….hingga bibir jurang pantai…dan ternyata sudah banyak pemancing lokal disana Image

kamipun trus turun kebawah jurang hingga jurang kedua yang lebih rendah…( kepikiran naeknya aja nih…alamat ngap-ngapan..) dan ternyata terdapat banyak nelayan sedang merapihkan jala untuk menangkap lobster…..trus gwpun bertanya…”trus kita nangkep lobsternya gimana pak …?”….ya loncat ke laut kang….jawab enteng pak Hani…eh Buseeeetttttt…..jurang karang setinggi 20 meter mesti terjun bebas dengan membawa 2 buah ban dan jaring….????? spontan jawab gw….tidaaakkk…!!!!!, semua nelayanpun tertawa melihat keheranan gw dan deddy saat itu, …masih keheranan…gw melihat pada nelayan mendayung ban dengan tangannya ketengah laut demi seekor lobster….perjuangan hidup yang sangat lura biasa kerasnya……gwpun bertanya, harga lobster disini berapa …pak hani pun menjawab ” ya sekitar 50rb hingga 150rb kang, tergantung besar kecilnya….merekapun begitu seharian belum tentu dapat lobster….haduuuuhhh, makin miris hati kecil gw….akhirnya tampak beberapa ekor ikan dan kepiting didepan mata, nah klo ini dijual ngga pak,…..ngga kang ini mah buat makan dirumah….
gini aja pak, kita bayarin deh ikannya, mayan buat sarapan rame-rame, akhirnyapun mereka menyetujuinya, langsung masak ditempat sambil ngeliwet dengan nelayan setempat…wahhhh pengalaman yang sangat sukar sekali di dapet nih….

ImageImage

Setelah sarapan dan kembali ke tunggangan kami, kamipun pamit dengan nelayan setempat dan pak Hani dengan menghaturkan banyak-banyak terima kasih menerima kami di Cicaladi.
Pak Hanipun banyak memberikan wejangan positif kepada kami dalam melintasi wilayah Cicaladi, dan lucunya….beliau baru ngasih tau apabila kita memaksakan perjalanan pada sore hari…kita ngga bisa balik kanan dikarenakan muara buntu sudah pasang dengan ombak yang besar…waaaaaaa…..!!!!!

Image

setelah pak Hani mengecek kondisi muara Buntu Karang Bolong, kamipun dipersilahkan melanjutkan perjalanan….jangan kapok ya kang…teriakan beliau mengiringi keberangkatan kami….
eng ing eng…jalan setapak menuju muarapun sangat curam dan terjalpun di depan mata….bismillah…alon-alon wae seng penting kelakon

ImageImage

setelah melewati muara buntu cikarang bolong, perjalananpun dilanjut dan gerimispun mulai membumi….waduuhhh….mana jalan masih tanah merah, irama kletak kletok di spakbor kamipun menemani…jiaaahh tanahnya nempel tam…buru -buru cari makadam….oiya kami teringat pesan pak Hani, 3 km setelah muara, kami akan menjumpai jalan bagus menurut dia, yaitu jalan makadam, kamipun tancap gas sambil bergoyang inul…..jelas melewati jalur rodeo…alhamdulillah jalan makadam bercampur tanah merahpun didepan mata….hingga akhirnya kami bertemu sebuah persimpangan….dan kamipun berhenti sejenak…..tam , klo kekiri kita melipir lagi nih, hanya sepertinya cuaca ngga bersahabat, alamat nambah 1 hingga 2 hari menuju sindang barang, nah klo ikutin makadam sepertinya menuju desa terdekat…gimana menurut lu nih…? celoteh gw , akhirnya setelah berembuk, kamipun sepakat mengikuti jalur makadam hingga desa terdekat…setelah menempuh makadam sejauh 10 km, jalanpun berubah menjadi jalan semen dipematang sawah…aha dan GPSpun mulai dapat melacak perjalanan kami…..”Follow d’GPS”…ucap Utam dengan penuh yakin, padahal saat itu telah menunjukan waktu jam 10.00….kamipun mengikuti GPS hingga kepentok dengan salah satu warga…dan lucunya GPS ngerouting ulang dan Loss Direction…..hahahahahahhahaa…balik kanannn…!!!!, akhirnya kamipun bertanya jalan menuju kota kecamatan kepada warga sekitar dan setelah menempuh sekitar 2 jam, kami tiba di wilayah Cikaso…kami rest sesaat untuk makan siang.
pukul 12 siang, kamipun melanjutkan perjalanan, aspal mulus cikasopun menyapa….kelok demi kelokpun kami nikmati dengan speed rolling 60-80 kpj,…melihat jalan mulus mentereng seperti ini akhirnya kamipun mainan “tail of Dragon” di jalur ini…wuasseeeekkk tenan…speed rollingpun kami up di 80 – 100 kpj….hingga tegal Buleud

Image

Selepas tegal buleud, kamipun melanjutkan perjalanan menuju agrabinta…aspal mulus berubah menjadi gravel…jiahhhh..pupus sudah ……speedpun drop hingga 40-50 kpj…debu jalanpun mulai menebar dibawah teriknya mentari
aseekk…viewnya juga bagai di pulau rayuan kelapa…hehehehehe

Image

jalur rayuan kelapa sejauh 10 km berganti dengan aspal mulus kembali….aseeekkk , up speed rolling lagi hingga 90-100kpj…dan kami tiba di sindang barang pukul 2 siang…..

ImageImage

Setelah Rest Sesaat, Ngopi dan ngudut….perjalananpun kami lanjutkan menuju panyairan, kelokan – kelokan khas cianjur selatanpun kami nikmati seriring berputarnya odometer menambah kilo demi kilo.

akhirnya hingga mendekati panyairan, kamipun rest untuk Makan siang…..maklum waktu sudah menunjukan pukul 4 sore saat itu……

Makan ala sunda’anpun sudah sangat meredam rasa lapar kami, dan kamipun melanjutkan perjalanan…tam, lu RCnya ye, bosen nih….celoteh gw seraya senyum-senyum, dengan sigappun utam menimpali permintaan gw…”siyaaap om’….perkebunan panyairanpun langsung dilahap kami dan wueedaaaann…speed rolling kamipun up hingga 80 – 110kpj….dasar kelakuannya utam, kaga bisa liat tikungan dikit langsung rebah-rebahan…, kamipun bertiga menyambangin…hingga memasuki daerah campaka….dah braaaaaakkkkkk….!!!!!!!!!!!!!

ImageImageImageImage

utampun juntai berjibaku dengan aspal mulus campaka…….dengan posisi tertindih motornya, diapun tersenyum malu – malu…” gapapa koq…hehehehehhe”….gw ngga papa…perkataan lirih terdengar dari utam sambil nyengir nahan sakit….

saat itu speed rolling agak lumayan sekitar 80 kpj, trek lurus dan terjadi pada saat menjelang tikungan, yang ternyata secara tiba-tiba muncullah ABG Akamsi dengan motor Supra X menikung melebar menyusul Elf…..

gw dan rekan lainnya pun sempet panik dikarenakan kondisi jatuh utam yang lumayan keras bahkan hingga protecktor yang dikenakannya hancur, dan side box yang terlempar hingga terburai isinya ditengah jalan.

Setelah memastikan korban dan ABG tadi aman dan mengevakuasi di salah satu rumah warga, kamipun melanjutkan mengevakuasi kendaraan yang saat itu membuat kemacetan sesaat.

setelah melihat kondisi aman, kamipun memastikan kondisi utam dan ABG untuk melakukan PPGD saat…dan alhamdulillah kondisi utam hanya mengalami cedera di persedian telapak tangan dan dengkul dan ABG mengalami lecet-lecet dan berdarah-darah yang mayan juga sih…..kamipun segera menghubungi keluarga si ABG untuk dievakuasi, dan rekan-rekan di Bogor untuk mengevakuasi Utam…maklum kondisi utam sudah tidak lagi memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.

Image

kamipun meminta utam untuk istirahat sejenak dengan ditemani Hamid, gw dan deddypun mengkondisikan motor utam untuk tetap layak jalan…maklum kondisi rem depan jebol, rem belakang bengkok dan putusnya tali gas…alhamdulillah sejam berjibaku dengan motor utam, akhirnya done….tinggal ngopi dan ngudut deh…..perbincangan hangatpun menyemarakan suasana mengenai perjalanan kami ya itung- itung untuk menghilangkan bosan dan menambah erat rasa persahabatan kami, maklum kebetulan dalam perjalanan ini om Deddy baru pertama kali beradventure ria dengan kami, dan diapun ketagihan juga akhirnya…hahahahhahaa….

tepat pukul 9 malam, rekan-rekan tempur kami dari bogorpun datang untuk mengevakuasi kami….yang konyol, bukannya bantuin kasih semangat malah ngecenginnn…hadoooohhhhh…..
tepat pukul 10 malam, kamipun berpamitan dengan yang sipunya rumah yang udah direpotin untuk melanjutkan perjalanan pulang menuju bogor…..dan Alhamdulillah tiba dibogor pukul 1 Dini hari dengan selamat…..

walaupun dalam perjalanan ini tidak semaksimal yang kami harapkan, tetapi dengan kejadian yang menimpa saudara kami Utam, menjadikan kami semua lebih dekat secara emosional, dan kami pun sadar bahwa kami tidak pernah sendiri dalam setiap perjalanan dikarenakan saudara kami yang lain sangat menanti kehadiran kami untuk sebuah cerita tentang perjalanan yang tertoreh arti sebuah persahabatan didalamnya….demi sebuah Arti Persahabatan ….. “you’re never Ride Alone My Brothers”

Image

ImageImageImageImageImageImageImage

Menembus Batas hingga Bukit Kaba ( Bengkulu )

Gunung kaba adalah Gunung dengan ketinggian 1.938 m dpal yang berada di Curup, Bengkulu. Gunung  ini menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Puncak Gunung ini dihiasi dengan dua buah kawah yang masing-masing berwarna hijau dan putih kecoklatan. jalur menuju puncaknyapun menyuguhkan pemandangan hutan lebat yang penuh semak belukar dengan jurang di kanan-kirinya.

Perjalanan solo touring Sang oray Musi dari palembang menuju puncak Kaba dalam memperingati 68 Tahun kemerdekaan RI  sangatlah berkesan, apalagi rute yang dilalui merupakan single trek di tengah hutan belantara khas Sumatera, segala persiapan tekhis dan pengaturan waktu perjalananpun harus diatur secara matang terlebih lagi perjalanan ini dilakukan dengan seorang diri. 

Perjalanan menuju Bukit Kaba ditempuh dengan waktu 3 hari 2 malam dari kota Palembang, dengan semangat yang membara akhirnya Sang Oray Musipun dapat menuntaskan perjalanannya walaupun beberapa kali jatuh bangun dan mengalami beberapa kerusakan teknis pada motornya.  Alam bukanlah untuk ditaklukan tetapi disikapi secara bijak dalam menghargainya “celotehnya”

ImageImageImage

 

ImageImageImageImageImage